Wednesday, 22 November 2017

REVIEW HATOMUGI SKIN CONDITIONER

Hatomugi adalah target ke-kepo-an saya yang sebenernya udah lamaaa banget pingin saya coba tapi selalu maju mundur. Bukan karena takut gak cocok atau gimana, tapi karena saya paling susah yang namanya committed untuk pakai skincare secara teratur karena sering berasa males di tengah jalan. Sedangkan kalau pakai skincare gak secara teratur kan buat apa juga? Buang-buang uang aja.

Sampai pada akhirnya saya lagi liat-liat Sociolla dan gak sengaja nemu HATOMUGI Skin Conditioner ini dan ternyata harganya MURAH BANGET untuk skincare dengan isi 500ml, yaitu sekitar 98rb'an. Yaudah karena murah gak ada salahnya kita coba.. Hehehe..



Jadi, apa sih HATOMUGI Skin Conditioner itu?

HATOMUGI Skin Conditioner adalah pelembab berbentuk cair dengan banyak kegunaan yang berasal dari Jepang, yang bertujuan untuk meng-hydrate kulit yang kering dan membantu mencerahkan warna kulit, merawat kehalusan, mengurangi kekasaran, serta mampu melawan flek-flek hitam, noda, dan penuaan kulit.
'Hatomugi' sendiri adalah istilah dalam bahasa Jepang untuk tanaman yang berupa barley/grain/biji-bijian (coix seed) yang dikenal sebagai tanaman untuk kesehatan.


Emang apa aja kegunaannya?

HATOMUGI Skin Conditioner memiliki banyak kegunaan, yaitu :
  • Melembabkan dengan sangat baik dan memberi nutrisi
  • Memberi perlindungan dengan hidrasi yang tinggi
  • Melawan iritasi agar kulit tetap terjaga lembut dan halus
  • Memberikan efek menenangkan setelah terbakar sinar matahari

Terus cara pakainya gimana? 

Seperti yang sebelumnya saya bilang bahwa Hatomugi adalah konditioner kulit yang banyak kegunaannya, jadi cara pakai Hatomugi ini gak cuma terbatas dengan 1 cara, tapi ada beberapa cara pemakaian sbb :

1) Sebagai Toner Wajah
Basahi kapas dengan menggunakan HATOMUGI Skin Conditioner lalu usapkan kapas tsb pada wajah yang telah dibersihkan, atau tuang sedikit HATOMUGI Skin Conditioner di telapak tangan lalu tepuk-tepuk lembut ke seluruh wajah yang telah dibersihkan.

2) Sebagai Masker Wajah
Basahi beberapa kapas wajah dengan menggunakan HATOMUGI Skin Conditioner kemudian tempelkan pada wajah sekitar 5-10 menit.


3) Sebagai Pelembab Tubuh
Cukup usapkan HATOMUGI Skin Conditioner ke tubuh sehabis mandi.


4) Sebagai Face Mist
Nah ini nih cara pakai favorite saya.. Jadi, tuang HATOMUGI Skin Conditioner ke dalam botol spray yang bersih, gunakan sebagai spray wajah dan tubuh untuk memberi efek segar saat beraktivitas, semprotkan juga ke wajah sebagai soothing spray saat kulit terasa panas setelah terbakar sinar matahari.




Cara pemakaian favorite saya : sebagai face mist

Pengalaman selama memakai HATOMUGI Skin Conditioner

HATOMUGI Skin Conditioner ini udah saya pakai sejak bulan Agustus 2017 sampai saat ini (sekitar 3 bulan lamanya) dan masih tersisa setengah botol lebih! (gak tau deh kapan habisnya 😆) yaa memang gak rutin yang setiap hari saya pakai sih (karena sering males itu tadi hehehe) tapi paling enggak dalam seminggu saya pakai 2x sebagai masker, dan sebagai toner sekitar 3x seminggu (bagusnya sih dipakai setiap hari saat pagi dan malam), kalau sebagai face mist yang tinggal semprat semprot doang mah hampir setiap hari dan setiap saat saya pakai karena saya selalu bawa HATOMUGI Skin Conditioner yang udah saya taruh di botol spray ke-ma-na-pun 😁 Soalnya selain praktis juga beneran enak karena ada efek nyegerinnya gitu. Apalagi kalau abis panas-panasan di luar, terus kulit terasa kayak kebakar matahari gitu (tau sendiri lah ya Bekasi panasnya kaya pegimana) pas udah masuk rumah langsung deh spray aja ke muka sret sret sret sret dan muka kerasa jadi lebih segeran. Adeeemm..


Tekstur?

Tekstur HATOMUGI Skin Conditioner ini cair banget kayak air, warnanya putih mirip air tajin/air cucian beras. Jadi buat saya yang punya kulit berminyak dan suka males pakai banyak produk yang mengandung pelembab dengan tekstur yang lengket-lengket kayak liquid/cream/gel gitu, saya jadi suka tekstur Hatomugi ini. Enak gak berasa sticky, berasa kayak pakai air biasa aja.


Gimana hasilnya setelah pemakaian?

Untuk 3 bulan pemakaian ini saya merasa kulit muka saya memang terasa lebih halus; tekstur kasar di muka pelan-pelan hilang atau menghalus gitu, tapi gak yang drastis banget. Sedangkan untuk efek mencerahkan kulit mukanya sih to be honest saya belum ngerasain ada perubahan apapun, tapi bisa jadi itu karena saya gak terlalu teratur pakainya juga.


Apakah saya bakalan repurchase?

Hmm.. Maybe NO. Bukan karena produknya gak bagus/jelek, tapi karena ini aja belum abis-abis dan gak tau kapan abisnya 😅. Seandainya aja Hatomugi ada kemasan yang lebih kecilnya mungkin bakal saya beli lagi. Karena kalau kemasannya segede ini, capek nunggu abisnya.. Ya, walaupun mungkin jauh lebih ekonomis sih. Orang yang belum pernah beli atau belum pernah nyoba mungkin kalau langsung beli seukuran gede gini bakal mikir-mikir juga mau nyoba apa enggak soalnya kalo gak cocok atau gak suka kan sayang nyisanya banyak.. Ya gak? 😊

Tuesday, 21 November 2017

REVIEW CATRICE MATT LIP ARTIST 6HR - 030 BARBERRY HOPPING


Jadi, beberapa hari yang lalu saat saya ke mall saya sempat mampir ke Guardian untuk nyari lip product yang warnanya pink atau mauve yang ada hint kemerah-merahannya, pinginnya sih nyari lip product yang matte finish tapi bukan yang liquid gitu.. Karena kayaknya hampir semua lipstick yang saya punya bentuknya liquid lip..boseeen. Hehe..

Setelah pencarian singkat yang tidak disertai dengan segenap niat, saat di counter Catrice akhirnya saya fallin’ in luv sama si Catrice Matt Lip Artist 6hr ini. Kenapa? Karena bentuknya yang bukan liquid, dan setelah saya coba swatch di tangan, ternyata warnanya cantik, saya suka 😘.

Kemasan udah dibuka - Sorry udah agak 'kotor' karena pemakaian. Hehe..
Packaging
Packaging Catrice Matt Lip Artist 6hr ini simple dan comes with no box, ukuran lipsticknya pas. Basically warnanya hitam dengan bagian bawah yang berwarna sesuai dengan shade-nya masing-masing. Catrice Matt Lip Artist 6hr ini tipe retractable jumbo pensil gitu, jadi gak perlu diraut/diserut.

Ingredients
Ingredients
COCO-CAPRYLATE/CAPRATE, OCTYLDODECANOL, ISOSTEARYL NEOPENTANOATE, EUPHORBIA CERIFERA WAX, KAOLIN CERA MICROCRISTALLINA, BIS-DIGLYCERYL POLYACYLADIPATE-2, OZOKERITE, CI 77891, CI 77491, PED 7 (CI 15850:1), METHOXY PEG-17/METHOXY PEG-11/HDI ISOCYANURATE TRIMER CROSSPOLYMER, CI 15985, CI 77492, FRAGRANCE, CI 77499, LECHITIN, HDI/TRIMETHYLOL HEXYLLACTONE CROSSPOLYMER, TOCOPHEROL, ASCORBYL PALMITATE, SILICA, CITRIC ACID.


Texture, Color, and How It's Feels
Catrice Matt Lip Artist 6hr ini hasil akhirnya semi matte tapi gak bikin bibir kering, jadi gak berasa terlalu 'berat'. Ohya awalnya pas mau nyoba sempet underestimate warnanya bakal kurang 'keluar' pas di-swatch. Tapi ternyata saya salah besar sodara-sodara. Lipen ini cukup pigmented, pakai 1 layer aja juga udah keliatan warnanya, dan warna-warnanya juga cantik. Saya sendiri sempat bingung milih antara shade 020 Best Rosebuddies Forever atau 030 Barberry Hopping, dan akhirnya pilihan saya jatuh pada shade 030 Barberry Hopping yang berwarna mauve dengan hint red dan sedikit orange (kalau saya gak salah deskripsiin warna yah, haha). Ohya series ini tersedia dalam 7 warna yang menurut saya semuanya bagus dan juga wearable untuk pemakaian sehari-hari.


Claims and Reality
Yang saya suka dari lipstick ini adalah dia finishnya semi matte tapi gak kering, lebih ke sedikit moisturizing gitu. Tapi kayaknya justru disitu letak masalahnya. Biasanya lipstick dengan tekstur yang agak moisturizing itu gak terlalu tahan lama (at least di bibir saya). "Bukannya namanya ‘Catrice Matt Lip Artist 6hr’ ya? Berarti kan tahan sampe 6 jam dong?" Iya seharusnya, tapi justru disanalah kekurangannya Gengs, ternyata setelah saya coba pakai dan sekalian test ketahanannya, nyatanya lipstick ini hanya bertahan selama kurang lebih 3 jam saja! So saaaaaddd 😞. Jadi selama 3 jam itu saya sama sekali gak makan ataupun minum, baru setelah lewat 3 jam itu karena lagi haus banget akhirnya saya minum air putih langsung dari gelas dan lipstick di bibir saya gak lama kemudian langsung pudar 😥 (even belum kena makan), dan pudarnya juga pudar yang langsung pudar begitu aja, bukan yang pudar perlahan-lahan. Jadi ya kalau mau pakai lipen ini kayaknya harus siap-siap touch-up deh.

Result
Bagi saya pribadi sih, saya gak masalah kalau harus touch-up lipstick, karena kayaknya hampir lipstick manapun akan gampang cepat pudarnya, kan? Kalau cuma untuk pergi-pergi keluar rumah sebentar kayak ke pasar atau mini market doang sih saya rasa gak masalah sama sekali untuk pakai lipstick ini. Cuma mungkin ya itu tadi.. Karena namanya Catrice Matt Lip Artist 6hr (((6 HOURS))) jadi ekspektasi saya soal ketahanannya ya paling enggak, gak akan secepat itu pudarnya. Tapi jujur, saya tetep suka lipstick ini.

Price, Where to Buy
Ohya Catrice Matt Lip Artist 6hr ini harganya Rp. 75,000 yang mana cukup affordable, dan bisa dibeli di Guardian atau e-commerce kayak Sociolla atau semacamnya.


PROs


  • Pigmented
  • Semi matte finish dan gak bikin kering, ringan
  • Affordable price
  • Shade-shadenya wearable untuk pemakaian sehari-hari

CONs


  • Staying powernya kurang, tidak bertahan selama yang diclaim

REPURCHASE? Maybe





NOTE : Maaf kalau reviewnya kurang berbobot atau kurang detail, maklum bukan Beauty Blogger, cuma sekedar sharing ^^


DESCLAIMER : Review ini dibuat berdasarkan pengalaman saya sendiri selama beberapa kali pemakaian, hasil bisa jadi berbeda dengan orang lain.

Sunday, 12 November 2017

RESEP GARLIC BUTTER SHRIMP


Udang dan brokoli merupakan perpaduan yang gak pernah salah buat saya. Mau dibuat bagaimanapun rasanya gak bakalan gak enak 😍😋. Ini berbanding terbalik dengan suami saya. Dia suka banget sama sayur tapi kurang begitu suka sama seafood atau ikan-ikanan lainnya, tapi bukan berarti gak bisa makan atau gak mau makan. Pas saya tanya kenapa, katanya karena bau amis dari seafoodnya itu sendiri kadang masih terasa - which is he doesn't like it.

Well sedikit tips, jadi setiap masak seafood, setelah dicuci bersih pasti saya kasih jeruk nipis dan jeruk limau dulu dan saya diamkan agak lama, kurang lebih 30 menit biar bau amisnya hilang, baru setelah itu saya cuci 1x lagi. Dan setiap tumisan/masakan sayuran, biasanya sayuran-sayurannya saya rebus dulu dalam air mendidih yang sudah diberi garam, sebentaaarr aja kira-kira 20-40 detik aja. Biar kenapa? Biar pas ditumis nanti vitamin dari sayuran-sayurannya gak hilang karena proses pemasakan yang terlalu lama. Dan sayuran-sayuran tersebut udah punya rasa sendiri karena pada saat proses perebusan sebelumnya sudah direbus dalam air yang digarami 😊.

Oh ya berikut salah satu resep udang dan brokoli favorit saya, bahan-bahannya gampang didapat, kalaupun gak ada bisa diganti dengan pilihan bahan lain yang serupa. Misal, tomat ceri bisa diganti dengan tomat biasa, atau butter bisa juga diganti dengan margarin kalau memang bener-bener gak ada dan gak memungkinkan untuk beli.


:: GARLIC BUTTER SHRIMP ::


Bahan :
250 gr udang agak besar, buang kepala dan kulitnya, kerat punggungnya lalu bersihkan
2 bonggol brokoli, petik/potong per tangkai, cuci bersih dan rendam dalam air yang telah diberi garam selama 10 menit, cuci bersih kembali
10 bh tomat ceri
1 btg daun bawang, iris
1 btg seledri, iris
5 siung bawang putih, cincang kasar
3 sdm mentega (boleh diganti margarin)
1 sdm saus tiram
1 sdt kecap ikan
Lada bubuk secukupnya
Garam secukupnya
Gula secukupnya

Cara Membuat :
1. Rebus brokoli di air mendidih yang telah digarami sebelumnya, rebus sebentar tidak lebih dari 1 menit, angkat dan tiriskan
2. Panaskan mentega, tumis bawang putih hingga harum, setelah itu masukan udang, masak hingga udang berubah warna/matang
3. Masukan lada bubuk, gula, garam, saus tiram dan kecap ikan, masak hingga merata
4. Masukan daun bawang dan seledri, tumis kembali, masukan brokoli dan tomat ceri, aduk/masak kembali sebentar saja.

RESEP MIE GORENG TEK-TEK


Dalam seminggu ini udah makan mie instant 3x sepertinya 😕 dan setiap lagi 'iseng' dikit pasti yang kepikiran pingin makan mie instant terus 😐. Sebenernya sih makan mie instant gapapa, tapi kalau keseringan kayaknya kurang bagus juga kan ya, dan pas lagi iseng ngubek-ngubek lemari stock makanan ternyata ada stock mie telur 1 bungkus yang belum dipake-pake.. Kepikiran deh buat bikin mie goreng dari mie telur. Langsung ke mini market buat beli mie telur 1 bungkus lagi.. Karena kalau 1 bungkus aja rasanya gak seberapa makannya dibanding waktu dan tenaga yang dikeluarkan (ciailaaah..padahal masaknya cuma tinggal osang-oseng doang 😝 bilang aja 1 bungkus gak cukup).

Btw ada yang tau bedanya antara mie goreng tek-tek sama mie goreng dok-dok gak sih?? 🤔 (penting banget nanyanya). But seriously, bener-bener sempet mikir bedanya apa, selain dari bunyinya yang tek tek tek sama yang dok dok dok...

Dari yang saya tau (yang dari 'katanya' orang), salah satu perbedaannya kalau mie tek-tek itu pakai bumbu halus dan kalo mie dok-dok enggak, dan kalau mie tek-tek itu gak pakai kecap asin/kecap ikan, kalo mie dok-dok pakai. Tapi, di resep ini saya bikin mie goreng tek-tek dan pakai kecap ikan juga 😁 gapapa yaa..yang penting enak 😋.


:: MIE GORENG TEK-TEK ::


Bahan :
2 bks mie telur (saya pakai mie telur urai Burung Dara)
1 btr telur
5 bh baso sapi, masing-masing belah jadi 4 bagian
1 ikat sawi hijau, potong-potong
1 bh wortel, iris bentuk korek api
Kol secukupnya, iris kasar
7 bh cabe rawit hijau, biarkan utuh
5 bh cabe merah keriting, iris serong
Kecap manis secukupnya
Saus tiram secukupnya
1 sdt kecap ikan
Lada bubuk secukupnya
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Minyak secukupnya

Bumbu yg Dihaluskan :
1 sdt merica butiran
6 siung bawang putih
4 btr kemiri

Cara Membuat :
1. Rebus mie sebentar saja jangan sampai benar-benar matang, angkat
2. Beri sedikit minyak dan kecap manis, aduk mie hingga kecapnya tercampur rata, sisihkan
3. Tumis bumbu yang telah dihaluskan, setelah harum masukan telur dan baso, aduk kembali, masukan cabe rawit, cabe keriting, lada bubuk, garam, dan gula, tumis hingga merata
4. Masukan kol dan wortel, tumis hingga sayuran agak layu
5. Masukan mie, masak hingga merata, masukan kecap manis kembali dan kecap ikan, aduk
6. Masukan sawi hijau dan saus tiram, aduk hingga merata.

Saturday, 11 November 2017

RESEP CEKER MERCON


Awalnya gak suka sama sekali sama yang namanya ceker. Ngeliat aja kayaknya eneg dan mikir "Ko ada sih orang yang mau makan ceker ayam yang bentukannya aja udah bikin geli gitu?". Tapi tak kenal maka tak sayang kan yaaa, akhirnya beraniin nyobain makan ceker untuk pertama kalinya sekitar 2 tahun yang lalu karena penasaran setiap ngeliat orang yang lagi makan ceker ko kayaknya enak banget gitu ekspresinya 😋 dan ternyata... LANGSUNG DOYAN! 😝.

Setelah udah 'in relationship' sama ceker, makanan apa-apa aja yang ada option cekernya pasti dipilih, misal soto ceker, sop ceker, dimsum ceker. Tapi lama-lama bosen soalnya varian ceker yang dijual biasanya itu-itu aja kan.. Akhirnya suatu hari gak sengaja ngeliat foto ceker yang dibumbuin semacam sambal cabe gitu bergentayangan di explore Instagram. Orang Indonesia ngeliat makanan yang warnanya merah-merah pedes gitu siapa yang gak kegoda coba 😁. Gak perlu waktu lama jadi latah pingin bikin yang simple dan enak sesuai selera saya deh 😍.

Buat yang suka pedes, bisa dicoba pakai resep ini ya.. Kalau mau lebih pedas lagi tinggal ditambahin jumlah cabe rawitnya untuk bumbu yang dihaluskan dan tambahin cabe bubuknya pas lagi numis bumbunya. Atau kalau pingin dikurangin pedesnya tinggal dikurangin aja jumlah takaran cabe rawit atau cabe bubuknya dari yang udah ada di resep 😊.


:: CEKER MERCON ::


Bahan:
500 gr ceker ayam
1 btg daun bawang, iris
1 lbr daun salam, sobek-sobek
1 btg serai, memarkan
4 bh cabe merah keriting, iris serong kecil-kecil
Air secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Bahan Tepung, Campur Jadi Satu :
300 gr tepung terigu
4 sdm cabe bubuk (saya pakai Boncabe level 30)
Lada bubuk secukupnya
Garam secukupnya

Bumbu yg Dihaluskan :
5 siung bawang merah
4 siung bawang putih
15 bh cabe rawit merah
10 bh cabe merah keriting
3 cm jahe
5 lbr daun jeruk, sobek-sobek, buang tulang daunnya
1/2 sdt ketumbar bubuk
Lada bubuk secukupnya
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Minyak sedikit

Cara Membuat :
1. Didihkan air, rebus ceker hingga matang atau kurang lebih 10 menit, angkat dan dinginkan sebentar
2. Masukan ceker ke bahan campuran tepung hingga seluruh bagian ceker terbalut tepung
3. Panaskan minyak, goreng ceker hingga matang, sisihkan
4. Tumis bumbu yang telah dihaluskan sampai harum, masukan air, aduk-aduk, masukan daun salam dan serai, masak hingga bumbu mengental
5. Masukkan irisan cabe merah keriting, aduk kembali, masukan​ ceker yang telah di goreng, aduk rata hingga semua ceker terbalut bumbu.
6. Masukan daun bawang, angkat dan sajikan.
emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.